Belitung Hopping Island, Jelajahi Pulau-pulau Unik di Belitung

Belitung Hopping Island
Pulau Batu Berlayar Belitung
Foto: oleh Armedian

Hopping Island Belitung


Dimulai dari Batu Garuda

Hi Traveler, sudah pernah tour ke Pulau Belitung dan mau lebih dekat serta ingin tahu diskripsi tentang bagaimana asyiknya mengeksplor pulau-pulau kecil nan unik di sebelah Barat Pulau Belitung.

Explore pulau-pulau kecil di Belitung dimulai dari Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung. Adapun jarak Pantai Tanjung Kelayang dari Pusat Kota Kabupaten Belitung, yaitu Kota Tanjungpandan yaitu 27,6 KM dan jika ditempuh dengan kendaraan roda empat membutuhkan waktu sekitar 38 menit.


Jarak ini ditempuh tanpa macet, karena Pulau Belitung Pulau Anti Macet. so, selama traveling di Belitung, Traveler tak akan menemukan ruwetnya lalu lintas, tinggal josss.

Nah, dari hotel atau tempat Traveler menginap di Kota Tanjungpandan (pusat keberadaan hotel), menuju Pantai Tanjung Kelayang. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang paling banyak dikunjungi di Pulau Belitung. Bukan tanpa alasan, apalagi setiap tamu yang ke Belitung selalu mengambil paket jelajah pulau.

Dari Pantai Tanjung Kelayang Traveler akan menggunakan Boat Tradisional nelayan lokal menuju Pulau Batu Garuda. Jarak tempuhnya sangat dekat atau hanya membutuhkan waktu 5 menit. Disebut Batu Garuda karena pulau kecil ini memiliki formasi yang menyerupai Kepala Burung Garuda (Lambang Negara Indonesia). Lebih jauh penjelasan mengenai proses terbentuknya formasi batu granit di Belitung melalui link Asal-usul Formasi Batu Granit Belitung.




Lanjut, di Pulau Batu Garuda, Traveler tidak akan singgah, kecuali dengan perahu kecil semaacam jukong, bisa juga dengan kayak/kano. Umummya, para tamu hanya berhenti di depan Batu Garuda dan mengambil foto (photostop) dari atas boat. Momentum ini tidak pernah dilewatkan dan selalu menjadi 'menu pertama' dalam Belitung Islands Hopping.

Trip selanjutnya setelah dari Batu Garuda adalah Pulau Batu Berlayar. Pulau kecil disebut Batu Berlayar ini bisa terlihat dari sebelah Barat Pantai Tanjung Kelayang. Dan jarak tempuh dari Batu Garuda ke Batu Berlayar membutuhkan waktu 10 menit.

Disebut Pulau Batu Berlayar karena pulau yang luasnya tidak lebih dari satu hektar ini terdapat dua batu besar yang diumpamakan seperti layar, namun jika lebih dekat seperti sirip ikan hiu.



Pulau Batu Berlayar memiliki panorama yang bagus, spot foto yang selalu menjadi incaran Fotografer dan wisatawan. Traveler bisa menikmati kejernihan air laut di pesisir/pantai pulau dan melakukan aktifitas renang. Terkadang, ada masyarakat lokal yang 'menjual' tukik untuk dilepas ke laut, sebuah aktifitas yang unik dan menyenangkan melihat mereka berjalan menuju air.

Tidak jauh dari Pulau Batu Berlayar terdapat Pulau Pasir atau biasa juga disebut Gusong. Gusong ini hanyalah gundukan pasir di tengah laut. Namun demikian, Gusong selalu menjadi tempat singgah yang menarik wisatawan. Sisi menariknya karena Gusong dikelilingi oleh beberapa pulau, diantaranya Batu Berlayar, Pulau Babi Kecik, dan Pulau Kepayang.

Gusong sebetulnya masih menjadi bagian dari Pulau Kepayang. Begitu pula Pulau Babi Kecik. Dari Pulau Kepayang, Traveler bisa berjalan ke arah Gusong jika air laut sedang surut.


Beberapa tahun lalu, di Pulau Pasir ini banyak terdapat bintang laut (starfish), yang seringkali dijadikan objek foto. Namun belakangan sudah dipindahkan oleh penggiat wisata lokal dengan tujuan menyelamatkan bintang laut. Tentu Traveler tahu, cara mengambil foto yang baik untuk bintang laut adalah dengan tidak memindahkan/mengangkatnya ke atas permukaan air laut.

Trip selanjutnya adalah Pulau Lengkuas. Perjalanan dari Gusong ke Pulau Lengkuas membutuhkan waktu paling cepat 20 menit. Sedikit tantangan menuju Pulau Lengkuas karena sudah mulai memasuki area laut lepas. Oleh karena itu, tak jarang ditemui ombak setinggi 1 - 3 meter. Namun sering pula perjalanan tour pulau ini dilalui dengan ombak kecil sekitar bulan Juni dan Juli.

Pulau Lengkus merupakan tujuan utama dari Belitung Islands Hopping. Perpaduan antara mercusuar, bebatuan, pohon-pohon kelapa, membuat Pulau Lengkuas memiliki panorama yang menawan. Formasi bebatuan di sebelah utara Pulau lengkuas sangat unik. Tak jarang bebatuan ini menjadi objek foto dengan latar belakang mercusuar.

Mercusuar yang terdapat di Pulau Lengkuas dibangun oleh Belanda pada tahun 1882 dengan tujuan mengawasi kapal-kapal yang lalu lintas di sekitar Pulau Lengkuas. Hingga kini mercusuar tersebut tetap aktif di bawah pengawasan Kementrian Perhubungan RI.

Jangan lupa menikmati sajian segar kelapa muda yang selalu dijual di Pesisir Pantai Pulau Lengkuas. Adapun aktifitas lain yaitu menaiki mercusuar. Traveler bisa melihat keindahan Pulau Lengkuas dari puncaknya, pastinya sebuah panorama yang menakjubkan, bukan?



Di Perairan sekitar Pulau Lengkuas juga sangat baik jika Traveler ingin melakukan aktifitas snorkeling dan diving. Terumbu karang yang berwarna-warni dan ikan-ikan beragam membuat aktifitas snorkeling sangat memuaskan. Aktifitas snorkeling ini dilakukan di tepi pantai dengan kedalaman 2 sampai 3 meter.

Setelah perjalanan yang melelahkan dengan segala aktifitas termasuk snorkeling, sudah saatnya makan siang di Pulau Kepayang. Trip akan kembali lagi ke arah timur dan menuju Pulau Kepayang. Pulau Kepayang merupakan pulau yang terbesar dari pulau-pulau di sekelilingnya. Di Pulau Kepayang terdapat sebuah bangunan besar untuk menjamu tamu dari berbagai resto.

Jangan lewatkan menikmati ragam menu seafood seperti ikan bakar, cumi, siput gongong, udan, kepiting, dan menu lainnya. Bahan sajian seafood ini dipastikan segar dan seenaknya memanjakan lidah. Terdapat pula beberapa fasilitas utama, seperti toilet dan kamar mandi, tempat sholat, dan restoran yang menyajikan makanan dan minuman.



Jika singgah ke Pulau Kepayang jangan lupa melihat penangkaran anak penyu alias tukik. anak-anak pemyu yang kecil ini sangat menarik dan lucu. Tertarik untuk melepas penyu? silahkan komunikasikan dengan pengelolanya.

Di Perairan depan Pulau Kepayang terdapat terumbu karang yang lumayan besar dan menakjubkan. Jika Traveler belum puas bersnorkeling, silahkan explore terumbu karang ini. Area snirkeling di depan Kepayang ini acapkali disebut Karang Malang. Asyik bersnorkeling jangan lupa hati-hati, karena di beberapa bagian terumbu karang ini terdapat Bulu Babi (orchin).





Tibalah di pulau terakhir dari Belitung Islands Hopping, yaitu Pulau Kelayang. Jangan sekali-kali melewatkan pulau kecil yang menyimpan sejuta keunikan ini. Explore more, di dalam Pulau Kelayang terdapat batu-batu besar yang seolah membentuk goa. Di bawahnya terdapat air laut yang jernih. Perpaduan goa dan air laut ini sering disebut Telaga Bidadari.

Di sebelah timur Pulau Kelayang juga terdapat view yang menarik Traveler. Explore di bagian timurnya dengan panorama Pulau Batu Berlayar.

Usai dari Pulau Kelayang, saatnya kembali ke Pantai Tanjung Kelayang. Trip Belitung Islands Hopping tidak akan cukup jika dilakukan hanya satu hingga dua jam. Maka dari itu, siapkan waktu Traveler dari pagi hingga sore hari.





Bagaimana Traveler? apakah tertarik untuk berlibur ke Belitung? siapkan budget dan waktumu menjelajahi Negeri Laskar Pelangi, Pulau Belitong.


Backpacker Hopping Island Belitung, ke Belitung Tanpa Travel, Open Trip Hopping Island Belitung, Pantai Tanjung Kelayang, Cara Ke Pulau Leebong, Peta Wisata Pulau Belitung, Pengalaman Ke Belitung, Jalan Jalan Ke Belitung Tanpa Tour

0 Response to "Belitung Hopping Island, Jelajahi Pulau-pulau Unik di Belitung"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2