Epistemology of Jabejabe




epistemologi jabe / jabejabe

kalau di Jawa Timur ada jancuk, Medan punya pukimai, ini semua menunjuk pada yang paling dasar harga diri manusia. demikian pula halnya jabe di Belitong.

jabe adalah reaksi kemarahan manusia terhadap perbuatan jahat. saat orang berbuat jahat atau tidak menyenangkan, terungkap kata jabe! artinya, jabe merupakan jenis kata perlawanan atau penolakan terharap perbuatan zholim dan tidak menyenangkan,

sejalan dengan itu, saat kita kagum terhadap sesuatu bisa kita katakan jabejabe! jabejabe untuk mengungkapkan sesuatu yang menyenangkan, mengagumkan, atau takjub. 

jadi jabe atau jabejabe adalah kata baik, kan? jabe tidak akan diucapkan untuk kejahatan, justru bentuk protes terhadap kejahatan dan hal positif lainnya.

salam jabejabe!
Subrata Kampit

0 Response to "Epistemology of Jabejabe"